BOGOR – Sejumlah pengusaha di Bogor mulai beralih menggunakan website sebagai strategi utama menekan biaya promosi. Langkah ini dinilai efektif karena biaya pemasangan iklan di media sosial terus meningkat dalam dua tahun terakhir.
Data dari Asosiasi Digital Indonesia menunjukkan, pelaku usaha yang memanfaatkan website pribadi mampu mengurangi pengeluaran promosi hingga 35% per tahun. Selain itu, mereka juga mendapatkan peningkatan jumlah pelanggan baru melalui pencarian Google dan optimasi SEO.
Pengusaha ritel di kawasan Cibinong mengaku, website membuat mereka bisa memasarkan produk langsung ke konsumen tanpa perantara. "Dulu kami habiskan jutaan untuk iklan setiap bulan, sekarang pelanggan datang sendiri lewat pencarian online," ujarnya.
Pakar digital marketing menilai tren ini akan terus meningkat, mengingat website bukan hanya alat promosi, tetapi juga pusat transaksi, edukasi pelanggan, dan branding jangka panjang.